Menu
Daerah

Damkar Kabupaten Bekasi Imbau Warga Waspadai Risiko Kebakaran Saat Cuaca Panas

Redaksi 18 Jun 2026, 12:12 26 views
Damkar Kabupaten Bekasi Imbau Warga Waspadai Risiko Kebakaran Saat Cuaca Panas
Ket. Kantor Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi Dok. Istimewa

Cibitung | Koranmegapolitan.co.id – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bekasi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di tengah meningkatnya suhu udara dan cuaca panas yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bekasi.

Imbauan tersebut tertuang dalam surat bernomor BC0301/719/V/Damkar yang ditandatangani Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi, H. Adeng Hudaya, AP.M.Si. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan guna meminimalisir terjadinya kebakaran yang dapat membahayakan keselamatan warga maupun menimbulkan kerugian material.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi, H. Adeng Hudaya, AP.M.Si., mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah di lahan terbuka tanpa pengawasan. Menurutnya, aktivitas tersebut berpotensi memicu kebakaran, terutama saat kondisi cuaca panas dan angin bertiup kencang.

"Masyarakat diingatkan agar tidak membakar sampah di lahan terbuka tanpa pengawasan. Aktivitas pembakaran berpotensi memicu api merambat ke area lain, terutama saat kondisi cuaca panas dan angin cukup kencang," ujar Adeng kepada Koranmegapolitan, Kamis (18/6/2026).

Selain itu, warga juga diminta lebih berhati-hati dalam penggunaan kompor dan tabung gas di rumah. Apabila terjadi kebocoran gas, masyarakat diimbau untuk tidak menyalakan maupun mematikan saklar listrik guna menghindari percikan api yang dapat memicu ledakan.

"Apabila GAS BOCOR !!! Jangan menekan saklar untuk menyalakan / mematikan lampu di lokasi Gas Bocor, Buka pintu/jendela atau Ventilasi lainnya bawa Tabung Gas keluar ruangan ketempat terbuka," ucap Adeng.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap tenang apabila terjadi kebakaran yang bersumber dari kompor maupun tabung gas. Langkah pertama yang dapat dilakukan adalah mencabut regulator dan melakukan pemadaman awal menggunakan peralatan yang tersedia.

"APABILA TERJADI KEBAKARAN !!! Jangan PANIK, jika memungkinkan segera cabut Regulator terlebih dahulu Segera padamkan dengan (Handuk, Sarung, Kain) atau Alat Pemadam Api Ringan (APAR) bila ada," ujarnya.

Selain faktor gas, Damkar Kabupaten Bekasi juga mengingatkan pentingnya penggunaan instalasi listrik yang memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Penggunaan colokan listrik secara berlebihan dan membiarkan perangkat elektronik tetap terhubung saat rumah kosong dapat meningkatkan risiko terjadinya korsleting listrik.

Dalam kondisi terjadi kebakaran akibat arus pendek listrik, masyarakat diminta untuk terlebih dahulu memutus aliran listrik sebelum melakukan pemadaman.

"APABILA TERJADI KEBAKARAN !!! Segera turunkan Switch/saklar pada MCB/meteran Padamkan dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan tidak boleh menggunakan air saat aliran listrik belum putus/turun," lanjut Adeng.

Lebih lanjut, Damkar Kabupaten Bekasi juga mengimbau pemilik kendaraan agar tidak memarkirkan kendaraan di jalan lingkungan yang sempit. Hal tersebut penting untuk memastikan akses kendaraan pemadam kebakaran menuju lokasi kejadian tidak terhambat saat proses pemadaman maupun penyelamatan.

Sebagai langkah antisipasi, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi menyediakan layanan pengaduan dan bantuan darurat yang dapat dihubungi masyarakat apabila terjadi kebakaran di lingkungan masing-masing.

Melalui imbauan tersebut, Adeng berharap kesadaran masyarakat terhadap pencegahan dan penanganan kebakaran semakin meningkat sehingga risiko kebakaran selama musim kemarau dan cuaca panas dapat ditekan semaksimal mungkin.

"Melalui imbauan yang dikeluarkan ini, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi berharap kesadaran masyarakat terhadap keselamatan kebakaran semakin meningkat, sehingga potensi kebakaran selama musim panas dapat ditekan semaksimal mungkin," pungkasnya.

Bagikan berita ini:

Komentar 0

Tulis Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!