Menu
Nasional

Dialog 28 Tahun Reformasi, Pemuda Patriot dan Digdaya Serukan Persatuan Bangsa

Redaksi 11 Jul 2026, 16:11 26 views
Dialog 28 Tahun Reformasi, Pemuda Patriot dan Digdaya Serukan Persatuan Bangsa
Ket. Ketua Umum Pemuda Patriot Nusantara Andi Kurniawan bersama narasumber dan peserta dalam Dialog Pemuda bertajuk "28 Tahun Reformasi: Perjuangan Masa Lalu, Kini dan Esok" di Tebet, Jakarta, Jumat (10/7/2026). Dok. Istimewa.

JAKARTA | Koranmegapolitan.co.id – Organisasi kepemudaan Pemuda Patriot Nusantara bersama Digdaya Indonesia menggelar Dialog Pemuda bertajuk "28 Tahun Reformasi: Perjuangan Masa Lalu, Kini dan Esok" di Upnormal Tebet, Jakarta, Jumat (10/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang refleksi sekaligus konsolidasi gagasan generasi muda dalam mengawal demokrasi, penegakan hukum, dan kesejahteraan sosial sebagai cita-cita Reformasi 1998.

Dialog yang digelar bertepatan dengan momentum 28 tahun Reformasi itu dihadiri puluhan peserta dari berbagai organisasi kepemudaan, mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, serta aktivis, di antaranya HMI, KAMMI, LMND, dan KMHDI.

Ketua Umum Pemuda Patriot Nusantara, Andi Kurniawan, mengatakan generasi muda tidak boleh hanya menjadi penonton sejarah. Menurutnya, pemuda memiliki tanggung jawab untuk memastikan arah pembangunan bangsa tetap sejalan dengan semangat Reformasi.

"Reformasi memberikan kita ruang kebebasan berpendapat dan berdemokrasi yang harus kita rawat bersama. Pemuda hari ini punya tanggung jawab besar untuk memastikan bahwa arah bangsa ini tidak melenceng dari khitah Reformasi 1998. Melalui kolaborasi bersama Digdaya, kami ingin memantik kembali nalar kritis pemuda Indonesia," ujar Andi 

Dalam dialog tersebut, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI, Nezar Patria, menilai Reformasi telah membawa berbagai perubahan positif bagi Indonesia. Menurutnya, selain membuka ruang kebebasan berpendapat, Reformasi juga melahirkan pemimpin-pemimpin daerah yang mampu memberikan pengaruh terhadap dinamika politik nasional.

Sementara itu, Direktur AEPI, Salamudin Daeng, menyampaikan bahwa perjuangan mahasiswa saat ini harus berlandaskan kecintaan terhadap bangsa dan negara. Ia menilai berbagai persoalan dalam tata kelola pemerintahan perlu terus dikawal dan diluruskan demi kepentingan masyarakat.

Di penghujung kegiatan, Pemuda Patriot Nusantara bersama Digdaya Indonesia menyerukan kepada seluruh pemuda di Indonesia agar terus menjaga persatuan, ketertiban, dan keamanan sebagai fondasi menjaga keutuhan bangsa.

Mereka juga menilai dinamika yang terjadi antara aparat penegak hukum, termasuk Kejaksaan dan Kepolisian, tidak semestinya memicu keresahan di tengah masyarakat. Sebaliknya, kedua institusi diharapkan tetap solid dalam menjaga stabilitas nasional serta mewujudkan Indonesia yang aman, damai, dan harmonis. ( red)

Bagikan berita ini:

Komentar 0

Tulis Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!