Menu
Olahraga

Dukungan NOC Indonesia ke Erick Thohir Usut Dugaan Pelecehan di Pelatnas Panjat Tebing

Redaksi 03 Mar 2026, 23:17 8 views
Dukungan NOC Indonesia ke Erick Thohir Usut Dugaan Pelecehan di Pelatnas Panjat Tebing
Ket. Menpora Erick Thohir dan Ketua Umum NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari ( Dok istimewa)

Koranmegapolitan.co.id, Jakarta – Komitmen pemerintah dalam menciptakan lingkungan olahraga yang aman kembali ditegaskan menyusul mencuatnya dugaan pelecehan seksual dan kekerasan fisik di pelatihan nasional (pelatnas) cabang olahraga panjat tebing. Sikap tegas Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, yang mengawal investigasi internal serta mendorong sanksi berat bagi pelaku jika terbukti bersalah, mendapat dukungan penuh dari Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari.

Dukungan tersebut ditegaskan Okto sebagai bentuk keseriusan seluruh pemangku kepentingan olahraga dalam menindaklanjuti kasus yang dinilai sangat memprihatinkan. Menurutnya, segala bentuk kekerasan, pelecehan, maupun intimidasi tidak boleh terjadi di dunia olahraga, terlebih di lingkungan pelatnas yang seharusnya menjadi ruang aman dan mendukung perkembangan atlet menuju prestasi.

“Saya begitu prihatin mendengar kasus dugaan pelecehan seksual dan kekerasan fisik terhadap atlet panjat tebing ini terjadi di pelatnas. NOC Indonesia mendukung penuh komitmen dan langkah cepat Menpora Erick Thohir untuk memastikan kasus ini diusut secara objektif, transparan, profesional, dan berkeadilan. Lingkungan pelatnas harus menjadi ruang yang aman bagi seluruh atlet untuk berkembang dan berprestasi. Atlet harus merasa terjamin keamanannya, dihormati, dan dilindungi,” tegas Okto.

Sejalan dengan langkah Menpora, NOC Indonesia juga menunjukkan komitmen perlindungan atlet melalui pengawalan proses investigasi yang tengah berlangsung lewat Safeguarding Task Force. Upaya ini menjadi bagian dari penguatan sistem perlindungan di lingkungan olahraga nasional.

Okto menjelaskan, program safeguarding yang telah diimplementasikan sejak 2024 merupakan langkah sistematis sebagai komitmen moral dan tanggung jawab institusional untuk memastikan setiap atlet memiliki hak berlatih, berkembang, dan berprestasi dalam lingkungan yang aman, inklusif, serta bebas dari ancaman dalam bentuk apa pun.

Selain itu, NOC Indonesia telah mengirimkan surat resmi kepada seluruh federasi nasional anggota untuk memastikan edukasi, sosialisasi, serta penerapan kebijakan safeguarding berjalan konsisten dan terukur. Koordinasi intensif juga terus dilakukan bersama Federasi Panjat Tebing Indonesia dan Kemenpora.

“Kami tak kenal kompromi dalam menghadapi kasus dugaan kekerasan seksual seperti ini. Ini menjadi pengingat bagi seluruh pemangku kepentingan olahraga untuk memperkuat sistem pencegahan, edukasi, serta mekanisme pelaporan yang aman dan terpercaya. NOC Indonesia berkomitmen mendukung setiap langkah strategis pemerintah dalam menciptakan ekosistem olahraga nasional yang berintegritas, profesional, dan bebas dari segala bentuk kekerasan,” ujar Okto.

Bagikan berita ini:

Komentar 0

Tulis Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!