Menu
Nasional

Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur: 4 Tewas, Puluhan Luka, KAI Ungkap Kronologi dan Evakuasi Korban

Redaksi 28 Apr 2026, 06:52 22 views
Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur: 4 Tewas, Puluhan Luka, KAI Ungkap Kronologi dan Evakuasi Korban
Ket. Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin, bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, menyampaikan perkembangan terbaru pukul 01.31 wib Selasa ( 28/4) Foto tangkapan layar setkab

Kota Bekasi| Koranmegapolitan.co.id – Insiden kecelakaan kereta api terjadi di kawasan Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam (27/4), menyebabkan korban jiwa dan puluhan penumpang mengalami luka-luka. Hingga pukul 01.31 WIB, proses evakuasi masih terus dilakukan oleh petugas gabungan.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin, bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, menyampaikan perkembangan terbaru langsung dari lokasi kejadian.

Bobby menjelaskan, hingga saat ini tercatat empat orang meninggal dunia akibat insiden tersebut. Sementara itu, sebanyak 71 penumpang berhasil dievakuasi dari dalam rangkaian kereta dan langsung mendapatkan penanganan medis.

“Kami mencatat ada empat korban meninggal dunia. Selain itu, 71 penumpang telah berhasil dievakuasi dan saat ini mendapatkan perawatan intensif. Fokus kami adalah memastikan seluruh korban tertangani secara optimal,” ujar Bobby dalam keterangannya.

Ia menegaskan, tim evakuasi masih bekerja keras di lapangan karena diduga masih terdapat korban yang terjebak di dalam rangkaian kereta.

“Proses evakuasi terus kami lakukan semaksimal mungkin. Petugas di lapangan masih berupaya menjangkau beberapa korban yang diduga masih terperangkap di dalam gerbong,” tambahnya.

Terkait kronologi kejadian, Bobby mengungkapkan bahwa insiden bermula sekitar pukul Kurang  21.00 WIB. Dugaan awal mengarah pada adanya gangguan operasional setelah terjadi temperan dengan taksi berwarna hijau di perlintasan sebidang (JPL 85), yang kemudian berdampak pada sistem perjalanan kereta di area emplasemen Bekasi Timur.

“Kami menduga kejadian ini berawal dari insiden di perlintasan JPL 85 yang menyebabkan gangguan pada sistem operasional kereta di wilayah Bekasi Timur,” jelasnya.

Untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, pihak KAI menyerahkan sepenuhnya proses investigasi kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi.

“Kami menyerahkan investigasi secara menyeluruh kepada KNKT agar penyebab kejadian ini dapat diungkap secara objektif dan detail,” tegas Bobby.

Lebih lanjut, ia juga menyebutkan bahwa masih terdapat sekitar enam hingga tujuh orang yang diduga masih terjebak di dalam rangkaian kereta. Upaya evakuasi terus dilakukan, termasuk dengan pemotongan sebagian rangkaian kereta untuk mempercepat proses penyelamatan.

“Diperkirakan masih ada sekitar enam sampai tujuh orang di dalam kereta. Kami telah melakukan pemotongan rangkaian pada bagian tertentu agar proses evakuasi bisa berjalan lebih cepat dan aman,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, petugas masih terus melakukan evakuasi dan pengamanan di lokasi kejadian, sementara penyelidikan lebih lanjut tengah berlangsung.(Bgs)

Bagikan berita ini:

Komentar 0

Tulis Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!