Menu
Daerah

Ledakan di Kawasan Bekas Markas TPNPB-OPM di Lanny Jaya Tewaskan Seorang Warga

Redaksi 08 Jun 2026, 13:33 15 views
Ledakan di Kawasan Bekas Markas TPNPB-OPM di Lanny Jaya Tewaskan Seorang Warga
Ket. Dokumentasi Koops TNI Habema

LANNY JAYA, PAPUA PEGUNUNGAN | Koranmegapolitan.co.id – Sebuah ledakan yang terjadi di kawasan Kampung Toemalo, Distrik Melagi, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, menewaskan seorang warga pada Minggu (7/6/2026). Peristiwa tersebut menimbulkan duka mendalam bagi masyarakat setempat.

Koops TNI Habema menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan terus memberikan pendampingan serta bantuan kepada masyarakat yang terdampak akibat insiden tersebut.

Berdasarkan keterangan sejumlah warga yang dihimpun personel Satgas di lapangan, ledakan terjadi saat sekelompok warga dari Kampung Toemalo, Kampung Mbu, dan Kampung Wunabunggu tengah mencari serta membakar kelapa hutan di kawasan yang sebelumnya diketahui sebagai bekas markas TPNPB-OPM Kodap XII/Lanny Jaya yang dipimpin Purom Okiman Wenda.

Informasi awal mengenai kejadian tersebut disampaikan oleh warga setempat, Oga Kiwo, kepada personel yang berjaga di pos keamanan. Setelah menerima laporan, personel segera menuju lokasi untuk melakukan observasi, membantu warga, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna mengetahui penyebab pasti ledakan.

Dalam peristiwa itu, seorang warga bernama Endite Wea (18), asal Kampung Mbu, dilaporkan meninggal dunia akibat ledakan yang terjadi di lokasi.

Menanggapi informasi yang berkembang di masyarakat terkait dugaan keterlibatan TNI dalam insiden tersebut, personel Satgas Koops TNI Habema bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat melakukan mediasi serta memberikan penjelasan kepada warga. Hasil komunikasi tersebut menyimpulkan bahwa tidak terdapat aktivitas personel TNI di lokasi maupun di sekitar area saat ledakan terjadi.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menjelaskan bahwa lokasi kejadian berada di kawasan yang sebelumnya digunakan sebagai markas TPNPB-OPM Kodap XII/Lanny Jaya.

"Berdasarkan hasil pengamatan awal terhadap karakteristik ledakan dan kondisi lokasi, terdapat dugaan bahwa sumber ledakan berasal dari sisa bahan peledak atau munisi yang tertinggal oleh kelompok separatis bersenjata di wilayah tersebut," ujar Letkol Inf Wirya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mendekati area bekas markas kelompok bersenjata yang kemungkinan masih menyimpan sisa bahan peledak berbahaya.

"Kami turut prihatin atas insiden ini yang menyebabkan satu warga meninggal dunia. Sebagai langkah pencegahan, kami mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati area bekas markas kelompok bersenjata yang kemungkinan masih menyimpan sisa bahan peledak berbahaya," tambahnya.

Masyarakat Distrik Melagi mengapresiasi respons cepat personel Satgas Koops TNI Habema dalam membantu penanganan pascakejadian, termasuk memberikan pendampingan kepada keluarga korban dan warga sekitar.

Hingga kini, personel Satgas Koops TNI Habema bersama masyarakat masih melakukan pemantauan dan pendalaman di sekitar lokasi guna memastikan keamanan wilayah serta mengantisipasi kemungkinan adanya sisa bahan berbahaya lain yang dapat mengancam keselamatan warga. 

(Koops TNI Habema)

Bagikan berita ini:

Komentar 0

Tulis Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!