CIBITUNG | Koranmegapolitan.co.id – Jalan Raya Kalimalang tepatnya di perempatan Setelah Jembatan Arah Setu depan PD Metalindo Mandiri Prima, Desa Cibuntu, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi mengalami amblas hingga memicu kecelakaan pada Selasa dini hari (12/5/2026).
Kondisi tersebut pertama kali dilaporkan warga sekitar kepada Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Fraksi PKB, Ombi Hari Wibowo.
Menindaklanjuti laporan itu, Ombi langsung berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) serta Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi.
“Alhamdulillah pada hari Rabu (13/5/2026) dinas terkait melalui Tim URC Dinas SDA BMBK langsung turun ke lapangan untuk mengecek kondisi sekaligus melakukan mitigasi dan perbaikan,” ujar Ombi kepada awak media.
Berdasarkan hasil pengecekan di lokasi, amblasnya badan jalan diduga dipicu jebolnya saluran irigasi atau gorong-gorong yang berada di bawah ruas Jalan Kalimalang. Kondisi konstruksi irigasi yang sudah cukup tua disebut menjadi salah satu faktor penyebab kerusakan tersebut.
Menurut Ombi, jalur irigasi di bawah badan jalan seharusnya turut diperiksa secara menyeluruh sebelum proyek pembangunan maupun perbaikan jalan dilakukan. Hal itu penting untuk memastikan kondisi struktur penunjang masih layak dan aman digunakan.
“Jadi memang harus dicek secara menyeluruh jalur irigasi tersebut, apakah masih layak atau memang harus diperbaiki. Kemungkinan hal itu luput dari perencanaan maupun mitigasi sebelum pelaksanaan pembangunan Jalan Raya Kalimalang,” katanya.
Atas kejadian tersebut, Ombi memberikan catatan serta meminta Dinas SDABMBK segera melakukan perbaikan menyeluruh agar kerusakan tidak semakin meluas. Selain itu, ia juga mendorong Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi untuk memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara guna menghindari kemacetan maupun potensi kecelakaan lanjutan di lokasi.
Tidak hanya itu, Ombi juga meminta adanya evaluasi dan mitigasi jalur irigasi lainnya yang berada di sepanjang jalur kalimalang.
“Jangan sampai setelah diperbaiki justru terjadi amblas kembali di titik lain yang memiliki jalur irigasi serupa,” tegasnya.
Di akhir keterangannya, Ombi menyampaikan apresiasi kepada Dinas SDABMBK dan Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi yang dinilai cepat merespons aduan masyarakat terkait kerusakan jalan tersebut. Pungkasnya. (Ad)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!