Menu
Opini

Lonte-Lonte Kapitalisme

Redaksi 01 Jun 2026, 17:40 42 views
Lonte-Lonte Kapitalisme
Ket. Foto Karya Novita Sari Yahya Penulis Buku

Lonte-Lonte Kapitalisme

Oleh: Novita Sari Yahya | Bogor, (01/6/2026)

Wajah-wajah perempuan berseliweran di layar

Mengaku simpanan para pejabat korup

Netizen melempar hujatan dan makian

Sementara sebagian lain menaburkan pujian

 

Mereka menjajakan pesona di ruang sosialita

Mengukur harga diri dengan sorot kamera

Meniti tangga kelas melalui tubuh dan citra

Mengejar gemerlap yang menjanjikan kuasa

 

Lalu puisiku dituduh jorok dan tak beradab

Karena menyebut luka dengan nama sebenarnya

Seakan kesopanan hanya perkara kata-kata

Bukan kenyataan yang telanjang di depan mata

 

Mana yang lebih memalukan

Puisi yang menyingkap borok zaman

Atau tubuh yang diperdagangkan demi kedudukan

Di bawah sorak tepuk tangan dan sanjungan

 

Ini kegilaan yang tampak waras

Menggerus cita-cita perempuan yang merdeka

Mengubur perjuangan yang pernah ditegakkan

Oleh mereka yang berjalan dengan kehormatan

 

Namun kemunafikan juga tinggal dalam diri kita

Kita mengikuti lalu mengagumi tontonan itu

Kita mencela sambil memberi panggung

Kita menghukum sambil menjadi penonton setia

 

Jangan terpukau pada tubuh yang dipamerkan

Jangan terburu-buru menobatkannya sebagai kebanggaan

Lihatlah karya dan jejak pengabdiannya

Bukan sekadar citra yang dirangkai untuk kekaguman

 

Sebab yang paling berbahaya bukanlah mereka

Yang menjual tubuh demi menyambung hidup

Melainkan para anjing kapitalisme

Yang menjual tanah dan nasib jutaan manusia

Kubacakan puisi ini untukmu wahai pria Indonesia

Anak dari seorang perempuan

Suami dari seorang perempuan

Dan ayah bagi seorang anak perempuan

Bogor 1 Juni 2026

Bagikan berita ini:

Komentar 0

Tulis Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!