Jakarta, 17 Mei 2026 - PTPN IV PalmCo memperluas akses literasi anak melalui distribusi buku dan pembangunan rumah baca di wilayah terpencil serta daerah terdampak beccana.
Perusahaan memanfaatkan momentum Hari Buku Nasional untuk memperkuat intervensi pendidikan berbasis masyarakat di wilayah operasional.
Program ini menjawab kebutuhan nyata masyarakat terhadap bahan bacaan dan fasilitas literasi yang masih terbatas di sejumlah daerah.
Perusahaan menyalurkan bantuan buku ke berbagai lokasi, termasuk Dayah Asasul Huda di Aceh Timur.
Sebanyak 200 buku bacaan diberikan kepada santri guna mendukung kegiatan belajar dan meningkatkan minat membaca.
Pimpinan yayasan, Tgk. H. Marzuki M. Ali, menilai bantuan tersebut berdampak langsung terhadap motivasi belajar santri.
“Kami melihat peningkatan minat baca yang signifikan sejak buku baru tersedia di lingkungan pesantren,” ujar Marzuki.
Selain itu, perusahaan membangun rumah baca sebagai fasilitas permanen untuk mendukung kegiatan pendidikan di lingkungan sekitar.
Fasilitas ini terbuka bagi anak-anak karyawan dan masyarakat, sehingga memperluas manfaat program secara inklusif.
Integrasi Literasi dan Tanggung Jawab Sosial
Perusahaan mengoperasikan rumah baca di sejumlah wilayah, termasuk Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, sebagai bagian dari strategi jangka panjang.
Rumah baca di TK Mariani dan TK Kenanga menjadi contoh implementasi yang mendorong kebiasaan membaca sejak usia dini.
Selain itu, perusahaan menggerakkan Srikandi PalmCo untuk memperluas jangkauan program literasi ke wilayah terdampak bencana.
Komunitas tersebut menyalurkan ratusan buku ke lokasi pengungsian di Aceh dan Sumatera sebagai bagian dari program trauma healing.
Langkah ini membantu anak-anak tetap belajar dan menjaga stabilitas psikologis di tengah situasi darurat.
Direktur Utama Jatmiko K. Santosa menegaskan bahwa perusahaan menjadikan literasi sebagai bagian dari strategi pembangunan sosial berbasis ESG.
Ia menyatakan perusahaan terus mengevaluasi efektivitas program agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Hari Buku Nasional menjadi momentum bagi kami untuk memperkuat kontribusi terhadap akses pendidikan melalui literasi,” ujar Jatmiko.
Ia menambahkan bahwa perusahaan akan memperluas pemetaan kebutuhan literasi di berbagai wilayah operasional.
Selain itu, perusahaan mendorong kolaborasi dengan pemerintah daerah dan komunitas lokal untuk meningkatkan efektivitas program.
Langkah ini diharapkan mampu menciptakan dampak jangka panjang terhadap kualitas pendidikan masyarakat.
Dengan demikian, PTPN IV PalmCo menegaskan komitmen dalam membangun budaya literasi sebagai fondasi pembangunan sosial yang berkelanjutan.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!