Menu
Daerah

PAD Kabupaten Bekasi Tembus Rp1,257 Triliun hingga 5 Juni 2026

Redaksi 05 Jun 2026, 20:35 14 views
PAD Kabupaten Bekasi Tembus Rp1,257 Triliun hingga 5 Juni 2026
Ket. Ilustrasi AI Update Capaian PAD yang Dirilis Bapenda Kabupaten Bekasi Jum'at (5/6/2026) Dok. Koranmegapolitan.co.id

CIKARANG PUSAT | Koranmegapolitan.co.id – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bekasi dari sektor pajak daerah terus menunjukkan kinerja positif. Berdasarkan data resmi yang dipublikasikan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bekasi melalui akun Instagram @bapenda_kab_bekasi, total realisasi penerimaan pajak daerah hingga Jumat, 5 Juni 2026, mencapai Rp1.257.363.056.854.

Data tersebut menunjukkan sektor Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) masih menjadi penyumbang terbesar pendapatan daerah dengan realisasi sebesar Rp363.179.037.860. Angka tersebut mencerminkan tingginya aktivitas transaksi properti dan investasi di wilayah Kabupaten Bekasi.

Kontributor terbesar berikutnya berasal dari Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) Tenaga Listrik yang mencapai Rp216.156.082.432, disusul Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar Rp242.715.451.136.

Sementara itu, sektor konsumsi masyarakat juga memberikan kontribusi signifikan melalui PBJT Makanan dan/atau Minuman yang terealisasi sebesar Rp124.095.159.146.

Bapenda juga mencatat penerimaan dari kelompok Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar Rp156.603.804.800, serta Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebesar Rp102.636.711.800.

Selain itu, sejumlah objek pajak lainnya turut memberikan kontribusi terhadap kas daerah, antara lain:

Pajak Reklame: Rp13.134.622.531

Pajak Air Tanah: Rp6.285.466.301

PBJT Perhotelan: Rp14.772.918.552

PBJT Parkir: Rp6.110.576.493

PBJT Jasa Kesenian dan Hiburan: Rp11.421.102.123

Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB): Rp250.723.680

Pajak Sarang Burung Walet: Rp1.400.000

Khusus kelompok Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT), total penerimaan yang berhasil dihimpun mencapai Rp372.555.838.746.

Publikasi capaian tersebut menjadi bagian dari transparansi pengelolaan pendapatan daerah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Bapenda. Hingga awal Juni 2026, realisasi penerimaan yang telah menembus angka Rp1,25 triliun menunjukkan peran strategis sektor perpajakan daerah dalam menopang pembiayaan pembangunan, pelayanan publik, dan program prioritas pemerintah daerah.

Meski demikian, Bapenda Kabupaten Bekasi belum merilis persentase capaian terhadap target PAD Tahun Anggaran 2026. Pemerintah daerah diperkirakan akan terus mengoptimalkan potensi penerimaan dari berbagai sektor untuk menjaga momentum pertumbuhan pendapatan hingga akhir tahun.

Sumber: Data resmi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bekasi yang dipublikasikan melalui akun Instagram @bapenda_kab_bekasi, Jumat (5/6/2026).

Bagikan berita ini:

Komentar 0

Tulis Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!