Menu
Daerah

Qadar Ruslan Siregar Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Kadin Kota Bekasi

Redaksi 07 May 2026, 19:55 17 views
Qadar Ruslan Siregar Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Kadin Kota Bekasi
Ket. Ketua Kadin Terpilih Kota Bekasi Qadar Ruslan Siregar Saat Kibarkan Panji Kadin Kota Bekasi Di Hotel Santika Mega Giant Bekasi Kamis (7/5/2026) Foto : Ist

KOTA BEKASI | Koranmegapolitan.co.id — Musyawarah Kota (Mukota) ke-VI Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bekasi resmi menetapkan Qadar Ruslan Siregar (QRS) sebagai Ketua Kadin Kota Bekasi periode 2026-2031.

Penetapan tersebut berlangsung dalam forum Mukota yang digelar di Hotel Santika Mega City Bekasi, Kamis (7/5/2026). Selain ditunjuk sebagai ketua, Ruslan juga dipercaya menjadi Ketua Formateur untuk menyusun struktur kepengurusan Kadin Kota Bekasi masa bakti mendatang bersama empat anggota formateur lainnya.

Ketua Organizing Committee (OC) Mukota VI Kadin Kota Bekasi, Aji Ali Sabana, mengatakan pelaksanaan Mukota merupakan agenda organisasi untuk melanjutkan estafet kepemimpinan setelah berakhirnya kepengurusan periode 2021-2026.

Menurutnya, forum tersebut tidak hanya menjadi ajang pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum menyusun langkah strategis menghadapi tantangan ekonomi yang tengah dirasakan dunia usaha.

"Setelah melalui tahapan pendaftaran sejak 23 Februari hingga 21 April, kami mencatat hanya ada satu bakal calon ketua yang terdaftar. Proses selanjutnya akan ditentukan dalam persidangan musyawarah sesuai aturan organisasi," ujar Aji.

Ia menilai situasi ekonomi global saat ini memberi tekanan besar terhadap pelaku usaha di daerah. Konflik geopolitik internasional disebut berdampak langsung terhadap rantai distribusi hingga harga komoditas yang memengaruhi stabilitas ekonomi nasional.

Kondisi tersebut, kata dia, membuat sejumlah perusahaan harus melakukan langkah efisiensi agar tetap bertahan di tengah perlambatan ekonomi.

"Dunia usaha sedang berat. Kadin harus bisa melakukan langkah strategis agar tetap bertahan. Kami berharap pemerintah tetap memberikan insentif bagi pelaku usaha, baik insentif fiskal seperti pajak maupun kemudahan regulasi dan perizinan, agar dunia usaha bisa kembali bernapas," kata Aji.

Aji juga menegaskan pentingnya membangun hubungan yang harmonis antara pemerintah daerah dan pelaku usaha agar tercipta iklim investasi yang sehat serta saling menguntungkan.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menyampaikan apresiasi atas kekompakan para pengusaha yang tergabung dalam Kadin Kota Bekasi.

Menurut Harris, persatuan dunia usaha menjadi modal penting untuk memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Bekasi dalam mendukung pembangunan daerah.

"Kami mengapresiasi keberanian para pengusaha. Saat ini mereka sudah bersatu dan memiliki wujud kebersamaan. Hal ini penting, karena kita ingin kolaborasi yang betul-betul tertanam antara pemerintah dan Kadin sebagai wadah organisasi perusahaan," tutur Harris.

Pemerintah Kota Bekasi, lanjut Harris, siap membuka ruang komunikasi lebih luas bersama kepengurusan Kadin yang baru untuk merumuskan program pembangunan yang selaras dengan kebutuhan dunia usaha.

"Kami ingin bicara tentang bagaimana pembangunan Bekasi ke depan. Kolaborasi ini harus nyata dan tertuang dalam program yang konkret," pungkasnya.

Melalui kepemimpinan baru tersebut, Kadin Kota Bekasi diharapkan mampu memperkuat peran organisasi dalam membantu pelaku usaha lokal, mulai dari sektor UMKM hingga industri besar, agar mampu bertahan dan berkembang di tengah ketidakpastian ekonomi global. ( Bgs)

Bagikan berita ini:

Komentar 0

Tulis Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!