CIKARANG UTARA | Koranmegapolitan.co.id – Kebakaran melanda area Gedung Pasar Ramayana di Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Minggu (17/5/2026) malam. Peristiwa tersebut menyebabkan sedikitnya tujuh lapak pedagang terbakar dan menimbulkan kepanikan di sekitar lokasi kejadian.
Api pertama kali diketahui muncul sekitar pukul 19.43 WIB. Tidak lama setelah menerima laporan warga, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi langsung mengerahkan personel dan armada menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Sebanyak tiga unit mobil pemadam diterjunkan guna mengantisipasi api merembet ke bangunan lain di area pasar yang dipenuhi material mudah terbakar. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 20.23 WIB dan segera melakukan proses pemadaman.
Kobaran api yang membesar disertai asap hitam pekat sempat menarik perhatian warga sekitar. Sejumlah pedagang terlihat berupaya menyelamatkan barang dagangan mereka dari dalam lapak.
Komandan Pleton 1 Damkar Kabupaten Bekasi, Danny Adha, mengatakan petugas bergerak cepat begitu menerima informasi adanya kebakaran.
“Kami menerima laporan sekitar pukul 19.43 WIB dan langsung memberangkatkan armada pada pukul 19.50 WIB. Sebanyak tiga unit mobil pemadam kami kerahkan untuk melakukan penanganan di lokasi,” kata Danny Adha.
Menurutnya, kondisi di area pasar membuat proses pemadaman cukup menantang karena api cepat membesar akibat banyaknya bahan mudah terbakar di sekitar lokasi.
“Petugas langsung fokus melakukan pemadaman dan pendinginan agar api tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi pasar,” ujarnya.
Penyebab kebakaran sementara diduga berasal dari korsleting listrik. Meski demikian, pihak terkait masih melakukan penyelidikan untuk memastikan sumber api.
“Untuk sementara dugaan penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik. Namun untuk penyebab pastinya masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak terkait,” ungkapnya.
Akibat kejadian tersebut, tujuh lapak pedagang dilaporkan mengalami kerusakan akibat terbakar. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Fokus utama kami saat di lapangan adalah memastikan api cepat terkendali dan masyarakat di sekitar lokasi tetap aman,” tambah Danny.
Setelah dilakukan proses pemadaman dan pendinginan selama beberapa waktu, api akhirnya berhasil dikendalikan. Hingga saat ini, petugas masih melakukan pendataan terkait nilai kerugian akibat kebakaran tersebut.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi pemilik usaha dan pengelola kawasan pertokoan untuk rutin memeriksa instalasi listrik demi mencegah potensi kebakaran serupa. ( Bgs)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!