Menu
Daerah

Libur Idulfitri, DPUPR Depok Tetap Standby Tangani Banjir di Sejumlah Wilayah

Redaksi 23 Mar 2026, 09:34 3 views
Libur Idulfitri, DPUPR Depok Tetap Standby Tangani Banjir di Sejumlah Wilayah
Ket. Banjir melanda sejumlah wilayah di Kota Depok pada Sabtu (21/03). Foto Humas

Depok, Koranmegapolitan.co.id – Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) memastikan kesiapsiagaan penuh selama masa cuti bersama dan libur Idulfitri 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor yang rawan terjadi di sejumlah titik.

Selama periode libur panjang tersebut, Satuan Tugas (Satgas) DPUPR tetap beroperasi tanpa henti dengan sistem piket 24 jam. Petugas disiagakan di beberapa posko strategis untuk memantau kondisi lapangan sekaligus merespons cepat laporan masyarakat yang membutuhkan penanganan darurat.

Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUPR Kota Depok, Rizwannur Rahim mengatakan, pihaknya menyiapkan regu piket yang berjaga di posko untuk menerima dan menindaklanjuti laporan warga.

“Ada dua regu Satgas yang siaga, baik di Posko DPUPR maupun di Posko Situ Pladen. Tugasnya menerima laporan, memonitor titik lokasi bencana, serta melakukan penanganan,” ujarnya, Minggu (22/03/26).

Ia menjelaskan, satgas juga telah melakukan penanganan saat banjir melanda sejumlah wilayah di Kota Depok pada Sabtu (21/03). Berdasarkan hasil pemetaan, terdapat beberapa titik banjir, di antaranya di RW 03 Sukmajaya akibat tanggul jebol di Kali Cikumpa yang menyebabkan tiga rumah terendam.

Selain itu, banjir juga terjadi di RW 09 Pasir Gunung Selatan, Kecamatan Cimanggis, Perumahan Taman Duta, Bukit Cengkeh, serta sejumlah wilayah di Kelurahan Mekarsari, meliputi RW 02, RW 05, RW 06, RW 13, RW 14, RW 16, dan RW 17.

Rizwannur menyebut, penanganan yang dilakukan antara lain penutupan tanggul jebol menggunakan karung pasir serta pembersihan sampah yang menyumbat aliran kali. Seluruh penanganan dilakukan berdasarkan skala prioritas.

“Kami mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika terdapat potensi longsor maupun banjir di wilayah masing-masing. Laporan dapat disampaikan melalui Twitter @DinasPUPR atau nomor 082311835135. Tim kami akan segera menindaklanjuti,” paparnya.

Dirinya menambahkan, imbauan tersebut merupakan langkah antisipasi agar potensi bencana dapat segera ditangani dan tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air yang dapat memicu penyumbatan.

“Faktor terbesar penyebab tersumbatnya aliran kali adalah sampah. Kami terus mendorong kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, agar tidak terjadi banjir susulan,” tandasnya.

Bagikan berita ini:

Komentar 0

Tulis Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!