KOTA BEKASI, Koranmegapolitan.co.id – Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe menghadiri kegiatan santunan bagi anak yatim dan dhuafa yang digelar di Masjid Jami Al Ikhlas, Komplek Meutia Kirana, Rawalumbu, Kota Bekasi. Kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat kepedulian sosial masyarakat, khususnya di momentum bulan suci Ramadan.
Dalam sambutannya, Harris Bobihoe menyampaikan apresiasi kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) yang telah menginisiasi kegiatan santunan tersebut. Menurutnya, peran masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.
“Pemerintah Kota Bekasi sangat mengapresiasi kegiatan yang baik ini. DKM tidak hanya berdakwah, tetapi juga hadir di tengah masyarakat dengan berbagai kegiatan sosial yang berdampak langsung. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan keberkahan bagi kita semua dan untuk Kota Bekasi tercinta,” ujar Harris.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan bulan Ramadan dengan memperbanyak amalan ibadah serta menjalankan berbagai sunnah yang dianjurkan dalam ajaran Islam. Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Ramadan seharusnya tidak hanya dijalankan selama bulan puasa, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari setelah Ramadan berakhir.
Lebih lanjut, Harris Bobihoe mengajak umat Islam menjadikan Ramadan sebagai momentum untuk meningkatkan ketakwaan melalui berbagai kegiatan positif yang membawa kebaikan bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar.
Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajak para jamaah yang hadir untuk bersama-sama mendoakan para korban bencana longsor yang terjadi di kawasan TPST Bantargebang.
“Semoga para korban diberikan kekuatan dan keluarga yang terdampak mendapatkan ketabahan serta bantuan yang dibutuhkan,” ucapnya.
Kegiatan santunan ini diikuti puluhan anak yatim dan dhuafa dari lingkungan sekitar masjid. Selain penyerahan bantuan, acara juga diisi dengan doa bersama serta tausiah keagamaan untuk memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!